 Evaluasi Model Multi-Regresi Sebagai Alternatif Pendekatan Perencanaan Dan Analisa Kapasitas Penerimaan Pajak Langsung (1990)

 Pelaksanaan Pajak Pertambahan Nilai Pada Bank Umum Milik Pemerintahan (Studi Kasus Pada Bank X) (1996)

 Perlakuan Akuntansi Dan Perpajakan Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan Jasa Dan Pajak Penjualan Barang Mewah Pada PT. X (1998)

 Analisa Perhitungan Dan Laporan Pajak Penghasilan Pasal 21 Dan 26 Terhadap Penghasilan Karyawan (Studi Kasus Pada PT. SMT Indonesia Batam) (1998)

 Perlakuan Pajak Atas Selisih Kurs Menurut Kurs Tengah Bank Indonesia Dan Kurs Tetap (Studi Kasus Pada PT. ’I’ Tbk. (1999)

 Penghitungan Penyusutan Aktiva Tetap Menurut Akuntansi Dan Pajak Serta Pengaruhnya Terhadap Laba Kena Pajak (1999)

 Analisa Perbedaan Akuntansi Komersial Dan Akuntansi Perpajakan (1999)

 Perlakuan Akuntansi Dan Perpajakan Terhadap Dana Pensiun di YOPP PT. Telkom (1999)

 Perencanaan Pajak Yang Efektivitas Terhadap Pembayaran Pajak Penghasilan Pada PT. Kalista Alam (1999)

 Peranan Prosedur Pengendalian Dan Restitusi PPN Dalam Rangka Meningkatkan Penerimaan Dan Pengamanan Restitusi PPN Di KPP Sawah Besar (1999)

 Pemotongan PPh 21 Pada PT. X Dihubungkan Dengan Peraturan Perpajakan Yang Berlaku (2000)

 Revaluasi Aktiva Tetap Pada PT. X, Perlakuan Akuntansi Serta Perhitungan Pajaknya (2000)

 Perlakuan Pajak Penghasilan Terhadap PT. Jamsostek Serta Kewajiban PT. Jamsostek Memotong Atau Memunggut Pajak Penghasilan (2000)

 Analisa Pengaruh Penerapan PSAK 46 Terhadap Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada PT. Delta Jakarta,Tbk) (2000)

 Analisis Pelaksanaan PPN Dan PPH Serta Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersial Menjadi Laporan Keuangan Fiskal Untuk Perusahaan Jasa Konstruksi (Studi Kasus Pada PT. X) (2000)

 Analisis Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Menurut UU No. 10 Tahun 1994 (Studi Kasus Pada PT. X) (2000)

 Penerapan Pajak Pertambahan Nilai Pada PT. Budi Acid Jaya,Tbk (2000)

 Analisis Perlakuan Akuntansi Terhadap PPn dan PPh Serta Rekonsiliasi Laporan Keuangan Keuangan Fiskal (Studi Kasus Pada PT. X) (2000)

 Analisa Pajak Pertambahan Nilai Pada Perusahaan Yang Bergerak Di Bidang Industri Kayu Lapis Pada PT. Meranti Sakti Indah Polywood (2001)

 Analisa Pengaruh Revaluasi Aktiva Tetap Terhadap Penetapan Laba Kena Pajak Pada PT. X (2001)

 Analisa Penerapan Akuntansi Pengenaan Pajak Atas Transaksi Financial Lease PT.X (2001)

 Pengaruh Pemeriksaan Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Untuk Memenuhi Kewajiban Perpajakan Serta Penerimaan Pajak (2001)

 Perlakuan Akuntansi Dan Perhitungan Pajak Penghasilan Terhadap Badan Usaha Koperasi Pegawai PT. X Jakarta (2001)

 Analisa Perhitungan, Penyetoran Dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 Berdasarkan Kep.Dirjen Pajak No. Kep.545/PJ/2000 (Studi Kasus Pada PT. Tri Costraco Indo) (2001)

 Perlakuan Akuntansi Dan Pengenaan Pajak Terhadap Transaksi Financial Lease Di Tinjau Dari Sudut Lessor (Study Kasus Pada PT. Grand Pacific Tamara Finance) (2001)

 Revaluasi Aktiva Tetap Dan Bagaimana Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum Dan Sesudah Revaluasi Aktiva Tetap (PT. CP Prima Dan PT. Charoen Pohphand Indonesia) (2001)

 Analisis Perlakuan Akuntansi Dan Pajak Sebelum Dan Sesudah Penggabungan Usaha Pada PT. Agung Concern (2002)

 Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Perusahaan Asuransi Kerugian Ditinjau Dari Segi Akuntansi Dan Pajak (Studi Kasus Pada PT. X) (2002)

 Penerapan PSAK 46 Terhadap Laporan Keuangan PT. Mustika Ratu,Tbk (2002)

 Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersial Menjadi Laporan Keuangan Fiskal Untuk Menghitung PPh Terhutang (Studi Kasus Pada PT. Muze Intl Informatika) (2002)

 Analisis Proses Pelaksanaan Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa Guna Meningkatkan Penerimaan Pajak Di Kantor Pelayanan Pajak Gambir I (2002)

 Analisis Penyajian Laporan Keuangan Dan Perhitungan Pajak Atas Uang Pensiun Pada PT. X (Persero) (2002)

 Perlakuan Pajak Penghasilan Dan Pembentukan Dana Cadangan Pembangunan Terhadap Yayasan Pendidikan (2002)

 Keadilan Di Bidang Perpajakan Melalui Keberatan Dan Banding (Studi Kasus KPP Jakarta Matraman Dan BPSP) (2002)

 Analisis Perhitungan, Penyetoran Dan Pelaporan Pajak Penambahan Nilai (Studi Kasus Pada PT. X) (2002)

 Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perbedaan Total Penjualan Menurut SPT Tahunan Pajak Penghasilan Dan SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus Pada PT. X) (2002)

 Implikasi Penerapan Manajemen Pajak Terhadap Pelaksanaan Kewajiban Pajak Penghasilan Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. X Contractor) (2002)

 Efektivitas Sistem Pemeriksaan Pajak Dalam Mendeteksi Transfer Pricing (Studi Kasus Pada KPP Badora) (2002)

 Perencanaan Pajak Dalam Rangka Meminimalkan Beban Pajak Perusahaan (Study Kasus Pada PT. X) (2003)

 Koreksi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersil Untuk Menentukan Dasar Perhitungan Pajak Terhutang Pada PT. Maribaya Electrindo Jaya Pada Tahun 2002 (2003)

 Implementasi PSAK 46 Tentang Akuntansi Pajak Penghasilan Tangguhan (Studi Kasus Pada PT. X Surabaya) (2003)

 Strategi Komunikasi Perpajakan (2003)

 Analisis Perbandingan Penghitungan PPN Terutang PKP Pedagang Eceran Atas Perubahan KMK No. 557 / KMK.04 / 2000 Dengan KMK No. 251/ KMK.03 / 2002 Tentang Nilai Lain Sebagai Dasar Pengenaan Pajak (Studi Kasus Pada PT. X) (2003)

 Analisa Proses Pelaksanaan Penagihan Pajak Dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Pada KPP (Studi Kasus Pada KPP Jakarta – Senen) (2003)

 Analisis Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 23 Dan Pengakuan Pendapatan Dan Beban Operasional Pada Rumah Sakit (Studi Kasus Pada Rumah Sakit X Jakarta (2003)

 Pengawasan Dalam Pembayaran Dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 25 Perorangan Dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak (Di Lingkungan KPP X) (2003)

 Analisa Penilaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Studi Kasus Pada KPP PBB Pondok Indah (2004)

 Perbandingan Perhitungan PPh Pasal 21 Terhadap PT. GM Indonesia Dan PT. Sejahtera Wira Artha (2004)

 Aspek-Aspek Pajak Yang Dikenakan Bagi Kegiatan Multilevel Marketing Dari Segi Distributor (2004)

 Pengaruh Pemeriksaan Rutin Pajak Terhadap Pajak Terutang Wajib Pajak Badan (2004)

 Perbedaan Antara Beban Pajak Penghasilan Dengan Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus PT. “X” (2004)

 Analisis Pemeriksaan Pajak Terhadap Wajib Pajak Badan (Studi Kasus Pemeriksaan PPH Pada KPP X Untuk Periode 2001-2002 (2004)

 Analisis Hubungan Pemeriksaan Pajak Terhadap Penyetoran Dan Pelaporan PPH Pasal 25 di KPP Palmerah (2004)

 Analisis Pencatatan Penerimaan Iuran Pensiun Dan Pembayaran Manfaat Pensiun Serta Pajak Penghasilan Pada Dana Pensiun Pertamina (2004)

 Upaya Peningkatan Penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan Dalam Menunjang Penerimaan Pajak Di KPP Jakarta Kebon Jeruk (2004)

 Tax Planning Suatu Pengantar Alternatif Meminimalkan Pajak (Studi Kasus PT. X) (2004)

 Penerapan Tax Planning Terhadap PPh Sebagai Upaya Efisiensi Pembayaran Pajak (Studi Kasus Pada PT. X) (2004)

 Perencanaan Pajak (Tax Planning) Suatu Upaya Meminimalkan Beban Pajak Pada PT. X (2004)

 Analisa Perlakuan Zakat Dalam menghitung Pajak Penghasilan Terhutang Oleh Wajib Pajak Badan (Studi Kasus Pada PT. Adhiereksa Into Cor.) (2004)

 Analisa Penyebab Terjadinya Perbedaan Total Omzet Penjualan Menurut SPT PPH Tahunan Dengan SPT Mas PPN (Studi Kasus) Pada PT. X (2004)

 Perencanaan Pajak Penghasilan Pasal 21 Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Operasi Perusahaan (Studi Kasus PT. X) (2005)

 Peranan Pemeriksaan Pajak Internal Sebagai Upaya Peningkatan Efisiensi Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. XYZ Jakarta) (2005)

 Analisis Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersial Menjadi Laporan Keuangan Fiskal Untuk Menghitung Besarnya PPh Terutang Pada PT. X (2005)

 Penerapan PSAK 46 terhadap Laporan Keuangan PT. XYZ (2005)

 Analisis Perhitungan Penyetoran Dan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai Pada Perusahaan Distributor (Studi Kasus PT. Enseval Putera MegaTrading) (2005)

 Analisis Penghitungan Pemotongan Dan Penyetoran PPH Pasal 21 Atas Karyawan PT. Flash Mobile (2006)

 Pengaruh Pengenaan PPN Atas Daging Ternak Potong Terhadap Penjualan PT. ABC (2006)

 Evaluasi Terhadap Kebijakan Di Bidang Perpajakan Atas Kerjasama Operasi (Joint Operation) Pada Usaha Jasa Konstruksi (2006)

 Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang, pribadi Pengusaha Tertentu Di Wilayah Kantor Pelayanan Pajak pratama Jakarta Gambir Dua (2008)

 Perlakuan Akuntansi Dan Perhitungan Pajak Revaluasi Aktiva Tetap Pada PT. Bank Haga (2008)

 Metode Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Perusahaan Manufaktur PT. Aman Sentosa Persada (2008)

 Analisis Rekonsiliasi Laporan Keuangan Komersil Menjadi Laporan Keuangan Fiskal Untuk Menghitung PPH Terhutang (Studi Kasus Pada PT. X (2009)

 Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Penerimaan Wajib Pajak Terhadap E-Filling Di Indonesia (2009)

 Implementasi Undang-Undang Perpajakan Tahun 2000 Dan Implikasinya Terhadap Perilaku Harga Saham Periode 2000 – 2002 (2009)

 Analisis Hubungan Antara Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kelapa Gading (2009)

 Peran Fasilitas Perpajakan Dalam Menarik Investor Asing Di Indonesia : Suatu Kajian Tentang Tax Holiday (2009)

About these ads